Senin, 09 Januari 2012

Bentuk wajah unik? Jangan minder!



Chinless  : Gak punya dagu, Gak pernah ragu!
Ada seorang teman gw yang ga mau disebutin namanya (malu, demi privasi ato emang orangnya senang menjatuhkan, oops, maksudnya merendahkan diri). Oke, langsung aja guys ke penuturan dari teman gw ini.
Gw terlahir dengan memiliki bagian muka yg sedikit atau lebih tepatnya sangat ‘unik’ (sebagian lebih senang menyebutnya ‘aneh’), yaitu dagu. Ya, dagu gw sedikit masuk ke dalam, hampir tidak terlihat. Konon itu memang sudah keturunan. Atau mungkin saat proses kelahiran ada bidan yang menekan dagu gw sampai masuk. Kita smua tau kan kalo tulang bayi itu masih sangat lunak, jadi mungkin aja toh? Teori yg logis kan? (Sebagian kecil pasti pada bilang iya ato ngangguk2. Tapi kayaknya sebagian besar senyum2 ato malah ketawa2)
Karna dagu itu gw seringkali minder saat harus bertemu orang terutama jika orang2 bisa melihat dari samping betapa aneh nya dagu gw. Jika dilihat dari samping, muka gw seperti tidak berdagu dan bentuknya bisa digambarkan ke banyak hal, seperti : balok kayu yang dipotong menyilang ato “ \ “, hanya saja lebih miring. Bisa juga digambarkan seperti jalan tanjakan yang versi terbalik.
Keunikan Dagu ini benar-benar sudah menumbuhkan mental minder pada diri gw. Bahkan nafsu makan gw pun ikut terganggu. Juga disertai dengan insomnia berkepanjangan. Diperparah dengan sering kejang-kejang dan muntah2. Tidak jarang juga hidung mimisan. (Abaikan saja kalimat ke 2 sampai 4, itu teman gw lg kumat gila nya).
Setelah cukup lama berminder ria, akhirnya gw sadar kalo dagu gw selamanya akan begini, ga mungkin untuk dipermak ato diubah2 lagi. Apalagi, ga pernah dengar kan ada yang namanya operasi plastic untuk dagu?  Kemudian gw bulatkan tekad untuk menerima diri eh dagu gw apa adanya. Bahkan gw memunculkan pikiran positif bahwa gw diciptakan dengan dagu yang tidak komplit seperti ini agar gw tidak bisa dan tidak boleh bertopang dagu dan harus terus bekerja.  Sejak itu gw selalu katakana pada diri gw sendiri : “gak punya dagu, gak pernah ragu!”
Moral cerita ini adalah hargai diri sendiri, mau seperti apapun bentuk muka atau fisik anda karena itu ciptaan dari Tuhan yang Maha Esa. Selain itu juga, inilah keunikan anda yang membuat anda berbeda dgn orang lain. So, tetap syukuri apa yang ada pada diri anda. Jadi ingatlah, gak punya dagu, gak pernah ragu! J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar