Uang Bukan Segalanya.
Dalam hidup ini, khususnya zaman
sekarang yang merupakan era globalisasi dengan segala kesemrawutan persaingan
dan kecanggihan teknologinya menyebabkan ada 1 hal yang sepertinya
dikejar-kejar semua orang, yaitu UANG. Dimanapun kita berada, yang namanya uang
sudah menjadi kebutuhan yang tidak dapat kita hindari. Karena untuk makan harus
bayar, untuk membeli barang keperluan juga uang, menonton film di bioskop juga
dengan uang, bahkan untuk kencing saja harus bayar! Padahal dengan kencing
sebenarnya kita kan ‘menyumbangkan’ air kita. Harusnya kita dibayar kan? :D
Just kidding, tidak mungkin ada orang yang mau membayar untuk dikencingi. Haha.
Maksud saya disini, segala-galanya harus dengan uang.
Akibat dari uang yang mendominasi
tersebut, maka muncul yang namanya korupsi dari pejabat-pejabat pemerintahan
dan di perusahaan. Orang menghalalkan segala cara demi memperoleh banyak uang.
Bahkan orang-orang yang sudah gelap mata akan uang tersebut rela sikut-sikutan
dengan rekan kerja atu bahkan tega menjatuhkan saudaranya sendiri. Orang zaman
sekarang terlalu menghamba pada uang. Sampai tidak sadar lagi bahwa banyak hal
yang lebih penting ketimbang uang semata.
Mari kita contohkan saja dengan
sebuah analogi seorang triliuner. Dia punya uang bertriliun-triliun banyaknya.
Dia membeli rumah mewah, mobil mewah, pakaian2 mahal dan sebagainya. Tetapi dia
tidak punya sahabat yang benar-benar setia dengannya, semua yang mendekatinya
hanya untuk hartanya. Dengan keluarganya juga dia tidak dekat karena dia lebih
mementingkan uangnya daripada relasi dengan keluarganya itu. Ini menyebabkan
dia merasa terpencil dan kesepian walau punya harta yang melimpah. Dia tidak
bahagia. Ibaratnya dia adalah Ikan Mas Koki yang berada pada aquarium yang
bagus dan banyak makanan yang melimpah di aquarium itu. Tetapi tidak ada ikan
lain dan walau aquarium itu bagus, dia merasa terkurung dan kesepian. Ya,
triliuner itu sama saja dengan ikan mas. Dari segi social dia tidak leluasa
berinteraksi dengan orang. Karena takut orang-orang yang mendekatinya ingin
hartanya saja dan tidak tulus ingin menjadi temannya.
Itulah mengapa jangan mendewakan
uang. Bagaimanapun uang itu adalah sebuah sarana dalam melakukan transaksi.
Memang tidak bisa dipungkiri, kita perlu uang untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari.
Zaman sekarang, segala kebutuhan harus dibeli (dengan uang), tetapi bukan
berarti uang adalah segalanya. Uang juga tidak harus dicari terlalu ekstrim
sampai harus menghalalkan segala cara demi mendapatkannya. Hiduplah dengan tentram
dan tidak menghamba pada uang / materi. Kita bukan hidup hanya untuk diri
sendiri, tetapi juga untuk sesama. Pentingkan keluarga dan sahabat anda, bukan
harta anda. Dengan begitu, niscaya tidak ada ketakutan dan kekhawatiran dalam
diri anda.
Never put money above everything,
because there are some thing more important and can’t be bought with money. It
is love, friendship & family. Use money as a tool wisely guys!