Senin, 16 Juli 2012

Sifat Orang & Posisi dalam Sepakbola



Jika Sifat / Mentalitas orang diibaratkan Posisi dalam Permainan Sepakbola.
Tiap orang punya sifat nya masing-masing, yang menentukan bagaimana mereka bertindak atau merespon hal-hal yang terjadi dalam hidup mereka. Jika diumpamakan ke dalam permainan sepakbola, maka akan terdapat orang-orang seperti : striker, winger , gelandang, bek dan kiper. Bahkan wasit dan manager juga ada loh. Tentunya saudara2 bingung koq posisi dalam sepakbola bisa dikaitkan sih dengan sifat seseorang? Nah, akan saya jelaskan. 

B.

E.

R.

S.

A.

M.

B.

U.

N.

G.
.
.
.
Bercanda guys. Masa uda dibilang mau dijelasin malah bersambung. Emangnya sinetron? Haha :D
Ok, kita mulai dari posisi Kiper alias penjaga gawang.
Orang yang disebut sebagai si Kiper adalah mereka yang mempunyai sifat protektif dan jaga2 terhadap apa yang mereka miliki. Dalam artian mereka orang yang umumnya cari aman dan enggan untuk mengambil resiko.
Yang kedua, posisi Bek alias pemain bertahan.
Untuk orang yang disebut Bek ini juga punya kemiripan dengan si Kiper karena orang nya juga mencari aman dan menjaga apa yang sudah mereka capai. Bedanya, si Bek terkadang masih berani untuk keluar untuk mencapai sesuatu yang lebih dari sekedar yang dimilikinya.
Ketiga yaitu posisi Gelandang alias pemain tengah.
Mereka-mereka yang disebut sebagai Gelandang ini bukanlah orang-orang yang tidak punya tempat tinggal, eh kalo itu disebut gelandangan ya. Beda2 tipis dari susunan katanya. Orang yang disebut Gelandang adalah orang yang punya sifat cukup berani untuk keluar dari zona nyaman dan berusaha mencapai sesuatu yang lebih lagi tetapi pada saat bersamaan juga masih punya keinginan untuk cari aman terhadap apa yang telah mereka capai. Positifnya dari si Gelandang ini adalah, mereka memiliki Visi untuk mengembangkan hidup mereka agar menjadi lebih baik dan sukses, serta punya Kreatifitas yang membuat mereka dapat menciptakan suatu hal yang belum pernah orang lain lakukan sebelumnya. Si Gelandang dapat dibagi jadi 2 tipe. Jika orang yang disebut si Gelandang itu lebih condong untuk keluar dari zona nyamannya maka ia disebut Gelandang Serang. Sedangkan jika ia lebih suka untuk berjaga2 dan cari aman di zona nyamannya, maka disebut Gelandang Bertahan.
Nah untuk yang keempat adalah Winger alias pemain sayap.
Orang yang disebut sebagai si Sayap ini sekilas mirip dengan si Gelandang. Bedanya jika si Winger punya pemikiran yang cepat dan lebih berani untuk mencari suatu cara dalam mencapai tujuannya. Mereka tidak memiliki Visi dan Kreatifitas yang sehebat Gelandang tetapi mereka adalah tipe orang-orang yang bisa berpetualang dalam hidup. Maksudnya berpetualang ini adalah mereka merupakan orang yang tidak terpaku pada suatu aturan dasar dalam hidup dan lebih fleksibel dalam membuat keputusan hidupnya.
Yang terakhir adalah Striker alias penyerang.
Si Striker ini adalah orang-orang yang punya sifat berani dan tidak takut terhadap resiko. Mereka berani untuk berspekulasi dalam usahanya mencapai tujuan. Mereka tidak pernah puas dengan keadaan mereka saat ini dan selalu mencoba untuk membuat hidupnya lebih baik lagi.
Nah pasti pada tanya kan koq wasit dan manager gak dijelaskan? Baiklah, akan saya jelasin juga. Kasian buat yang penasaran :p
Well, seseorang bisa saja menjadi wasit bagi orang lain. Karena wasit adalah sifat orang yang memantau jalannya suatu hal, seperti misalnya suatu Bisnis. Mereka bisa disebut sebagai supervisor jika dalam suatu perusahaan. Tentu saja, sifat si wasit ini dapat ditemukan pada diri siapa saja selama orang tersebut punya skill/keterampilan yang membuatnya dihormati orang lain.
Sedangkan Manager tim adalah mereka yang mengarahkan orang-orang yang memiliki sifat-sifat lain tersebut untuk bersama-sama mencapai tujuan. Umumnya si Manager adalah mereka yang menduduki pangkat tertinggi. Mereka bisa dikatakan adalah bos-bos pada suatu perusahaan.

Ya itu lah sifat-sifat orang jika diibaratkan pada posisi di sepakbola. Jika anda ingin sukses dalam hidup, maka disarankan anda memiliki mentalitas dari seorang striker, winger dan gelandang (serang). Tetapi mentalitas dari Bek dan Kiper pun tidak sepenuhnya jelek. Dalam hidup ini kadang juga diperlukan sifat jaga2 dan waspada karena di zaman sekarang ini anda tidak pernah tahu kapan anda bisa diserang dari belakang dan di-counter attack. Lebih utamanya dari itu semua adalah Kerjasama Tim. Sehebat-hebatnya skill Messi dan CR7, mereka tetap memerlukan pemain-pemain lain saat bertanding, karena sepakbola adalah permainan tim. Begitu pun dengan hidup kita ini. Sehebat-hebatnya anda sebagai seorang manusia, anda tetap memerlukan orang lain untuk bisa mencapai kesuksesan. Perlu diingat juga bahwa janganlah bermain kotor/kasar dalam hidup ini. Jika anda sudah mendapat ‘kartu kuning’ maka jadikan itu peringatan agar tidak lagi mengulangi kesalahan anda. Saat anda mendapat ‘kartu merah’ maka anda tahu bahwa anda merugikan diri sendiri dan orang lain. Raihlah ‘Goal’ anda dan bekerjasama lah dengan ‘rekan setim’ anda dalam bertanding dengan semangat sportifitas! Salam Sepakbola!

Kamis, 15 Maret 2012

Uang Bukan Segalanya.



Uang Bukan Segalanya.
Dalam hidup ini, khususnya zaman sekarang yang merupakan era globalisasi dengan segala kesemrawutan persaingan dan kecanggihan teknologinya menyebabkan ada 1 hal yang sepertinya dikejar-kejar semua orang, yaitu UANG. Dimanapun kita berada, yang namanya uang sudah menjadi kebutuhan yang tidak dapat kita hindari. Karena untuk makan harus bayar, untuk membeli barang keperluan juga uang, menonton film di bioskop juga dengan uang, bahkan untuk kencing saja harus bayar! Padahal dengan kencing sebenarnya kita kan ‘menyumbangkan’ air kita. Harusnya kita dibayar kan? :D Just kidding, tidak mungkin ada orang yang mau membayar untuk dikencingi. Haha. Maksud saya disini, segala-galanya harus dengan uang.
Akibat dari uang yang mendominasi tersebut, maka muncul yang namanya korupsi dari pejabat-pejabat pemerintahan dan di perusahaan. Orang menghalalkan segala cara demi memperoleh banyak uang. Bahkan orang-orang yang sudah gelap mata akan uang tersebut rela sikut-sikutan dengan rekan kerja atu bahkan tega menjatuhkan saudaranya sendiri. Orang zaman sekarang terlalu menghamba pada uang. Sampai tidak sadar lagi bahwa banyak hal yang lebih penting ketimbang uang semata.
Mari kita contohkan saja dengan sebuah analogi seorang triliuner. Dia punya uang bertriliun-triliun banyaknya. Dia membeli rumah mewah, mobil mewah, pakaian2 mahal dan sebagainya. Tetapi dia tidak punya sahabat yang benar-benar setia dengannya, semua yang mendekatinya hanya untuk hartanya. Dengan keluarganya juga dia tidak dekat karena dia lebih mementingkan uangnya daripada relasi dengan keluarganya itu. Ini menyebabkan dia merasa terpencil dan kesepian walau punya harta yang melimpah. Dia tidak bahagia. Ibaratnya dia adalah Ikan Mas Koki yang berada pada aquarium yang bagus dan banyak makanan yang melimpah di aquarium itu. Tetapi tidak ada ikan lain dan walau aquarium itu bagus, dia merasa terkurung dan kesepian. Ya, triliuner itu sama saja dengan ikan mas. Dari segi social dia tidak leluasa berinteraksi dengan orang. Karena takut orang-orang yang mendekatinya ingin hartanya saja dan tidak tulus ingin menjadi temannya.
Itulah mengapa jangan mendewakan uang. Bagaimanapun uang itu adalah sebuah sarana dalam melakukan transaksi. Memang tidak bisa dipungkiri, kita perlu uang untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari. Zaman sekarang, segala kebutuhan harus dibeli (dengan uang), tetapi bukan berarti uang adalah segalanya. Uang juga tidak harus dicari terlalu ekstrim sampai harus menghalalkan segala cara demi mendapatkannya. Hiduplah dengan tentram dan tidak menghamba pada uang / materi. Kita bukan hidup hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk sesama. Pentingkan keluarga dan sahabat anda, bukan harta anda. Dengan begitu, niscaya tidak ada ketakutan dan kekhawatiran dalam diri anda.
Never put money above everything, because there are some thing more important and can’t be bought with money. It is love, friendship & family. Use money as a tool wisely guys!

Kamis, 01 Maret 2012

Hotel Tel



Kisah pas di penginapan di bandung
Pengalaman ini bersetting di salah satu hotel di Bandung. Hotel ini terkenal angkernya dan sudah sangat tua,  sekitar 20 tahun lamanya hotel ini berdiri. Gw en teman2 gw yang emang nyalinya segede gaban pun tanpa takut2 masuk ke dalam hotel itu. Mulailah kami melakukan pemesanan kamar. Petugas hotel terlihat ramah dan seperti manusia. Mereka bernapas selayaknya manusia dan bepakaian secara manusiawi. Mereka juga menyapa kami dengan bahasa yang dimengerti oleh telinga kami. Oke, cukup ngibulnya, itu hotel yang masih baru dan sama sekali tidak ada angker2nya kecuali Anker Beer karena hotel itu memang menjual bir.
Masuklah kami ke dalam hotel, hmm, sebut saja namanya Hotel Tel (demi privasi dari hotel itu juga). Disana terdapat meja resepsionis, tangga, sofa, lampu, lukisan dan, hey, rasanya semua hotel kurang lebih sama lah. Oke,back to topic, setelah melihat-lihat isi dari bagian depan hotel (dan tentunya setelah check in), kamipun dipersilahkan masuk ke kamar hotel. Nomor kamar kami adalah 12A dan 14. Untung bukan 13 ya? Tapi 12A juga mencurigakan karena urutannya 11,12,12A,14,15 dan seterusnya. Aneh? Ya, sangat aneh. Tapi kami cuek saja dengan itu karena emang ga ada gunanya diperdebatkan bukan?
                Oh iya, lupa bilang kalo kami semua berjumlah 8 orang dan semuanya sehat dan waras. Jadi lah tiap kamar ditempati oleh 4 orang. Sejujurnya, kamar itu hanya muat untuk 2 orang karena memang kami menyewa kamar berukuran kecil. Tetapi demi hemat ongkos, kamipun rela untuk bersempit-ria di kamar itu. Dapat dibayangkan bagaimana berantakannya kamar kami yang dihuni oleh manusia-manusia amburadul alias tidak rapi. Tas berserakan. Kaos-kaos juga entah sudah berada dimana. Sepatu dan kaos kaki juga dilempar saja di dekat pintu masuk. Intinya, bukan pemandangan yang bagus.
                Untuk nama teman-teman saya samarkan saja dengan huruf alphabet demi privasi mereka. Karena kami ber-8 maka urutannya jadi dari saya sebagai “Saya”. Dan sisanya A,B,C,D,E,F dan G. yang sekamar dengan saya adalah A,B, dan C. Kita langsung saja ke hidangan, eh inti cerita. Setelah selesai menaruh barang bawaan, kami pun cabut pergi jalan-jalan ke Gunung Tangkuban Perahu lalu juga mampir ke restoran di Bandung dan juga F.O-F.O nya Bandung. Akhirnya setelah jam menunjukkan angka 10 malam, kami balik ke Hotel Tel. Semua sudah sangat kelelahan sehingga semua tertidur pulas dengan sukses dan sebagian ngorok (tidak disebutkan siapa karena demi privasi juga :D)
                Nah, disinilah letak serunya. Pagi-pagi sekali, sekitar jam 5 pagi, telepon di kamar yang saya tempati berbunyi. Saya dan si B mendengar dering telepon itu. Sedangkan A dan C masih pulas dan bersuara dengan mulut mereka (baca:”ngorok”). Masih dengan mata yang mengantuk, saya dan si B bertukar pandang seolah saling menyuruh untuk mengangkat telepon. Kemudian si B pun mengangkat telepon itu dan berikut percakapannya :
B : “Halo”
P (Penelepon) : “Pagi pak, kami dari layanan kamar Hotel Tel. Bapak mau sarapan pagi seperti apa ya?”
B : “Ada menu apa aja pilihannya?”
P : “Ada 3 pilihan. Yang pertama ada Nasi dan Ayam Kalasan. Lalu kedua, ada Spagethi dan telur ceplok. Yang ketiga, ada Nasi dan Omelet. Gimana pak?
B : “Menu yang Nasi dan Ayam Kalasan aja deh. Kalo minumnya bisa pilih juga?”
P : “Minuman juga ada 3 pilihan pak. Susu, Kopi dan Jus jeruk.”
B : “Oke, minumnya Susu aja.”
P : “Baik pak, ditunggu ya. 20 menit lagi akan diantar. Terima kasih.”
Setelah itu telepon pun ditutup. Gw dan si B balik tidur lagi. 1 jam kemudian gw bangun dan ternyata sarapan belum juga datang. Setelah ditunggu-tunggu lagi, sarapan pagi yang kami pesan tidak datang-datang. Lalu gw menelepon ke resepsionis untuk bertanya mengenai sarapan pagi tersebut. Pihak resepsionis bilang kalau sarapan pagi adanya jam 7 pagi dan tidak bisa memilih menu sarapan paginya. Dan gw melihat jam, ternyata baru jam 6.10. Pikiran gw pun merasa aneh. Gw bertanya ke B apa tadi gw dan dia lagi ngigau? Dia bilang dia pas mengangkat telepon itu lagi sadar koq. Gw dan si B pun mulai berpikir yang tidak-tidak ketika pintu kamar kami diketok. Si B pun membuka pintu itu. Dan ternyata itu teman-teman kami, si D dan E yang dari kamar sebelah. Si E mengeluarkan handphone nya dan menghidupkan rekaman suara, ya suara percakapan si B dan si penelepon yang tidak lain adalah si D yang menyamar menjadi pihak layanan hotel. Mereka pun tertawa terbahak-bahak setelah melihat ekspresi wajah kami yang kaget. Gw dan si B cuma bisa ikut tertawa saja koq bisa-bisanya kami tertipu oleh mereka. Setelah mandi dan siap2, kami pun check out dari hotel untuk jalan-jalan dan kemudian balik ke Jakarta. Pengalaman yang kocak. Pesan moralnya? Well, kalau tinggal di hotel bersama teman-teman anda, jangan mudah percaya telepon yang masuk karena bisa saja anda sedang dikerjai teman anda! :D

Selasa, 07 Februari 2012

Asmara oh Asma..lah


Berhubung bulan Februari ini bulan Cinta, ya boleh lah kita bahas2 tentang cinta :D Ini lebih difokuskan untuk yang jomblo ya. Hehe. Yang gak jomblo juga boleh disimak koq, anggap aja cerpen atau obat tidur.
Nah guys, tentu nya pernah jatuh cinta donk? Gimana rasanya? Jantung berdebar-debar kan? Keringat dingin? Kaki kram? Kejang-kejang? Susah bernapas alias Asma? Sakit kepala? Mata jadi perih? Hidung keluar air terus? Waduh, itu bukan gejala jatuh cinta, tapi gejala sakit. Carinya jangan dokter cinta. Tapi dokter di RS ya. :D
Oke, back to topic.  Cinta alias asmara memang sesuatu yang indah saat pertama kali mekar karena membuat hati berbunga-bunga, terutama saat melihat sang pujaan hati lewat di depan kita. Hari-hari kita akan selalu diisi dengan bengong memikirkan si dia. Bahkan sambil jalan juga kepikiran dia terus hingga akhirnya nabrak dinding ato kaki nyemplung ke got. Perasaan ini lah yang dinamakan cinta. Membuat kita selalu merasa bahagia dan juga deg-degan setiap kali ketemu dia.
Nah, gimana caranya biar perasaan cinta ini ga berlarut-larut sampai kamu menjadi galau? Ya, coba dekati si dia (pendekatan agresif) atau tunggu dan berdoa biar dia yang dekatin kamu (pendekatan pasif dan nyaris mustahil dilakukan kalo kamu punya wajah yang agak-agak kurang terlalu bagus untuk diperhatikan). Lebih baik lakukan pendekatan agresif terutama kalo untuk para kaum Adam. Kalo kaum Hawa biasanya ya pihak yang didekatin kan :D Kecuali mungkin untuk kaum Hawa yang tipe-tipe macho kayak Xena. Mungkin itu bakal ngejar2 cowo incarannya pake pedang en tombak #sadis.
Anyway, mau cara apapun yang dipilih oleh bro / sis semua harus diingat 1 hal penting ini. Buatlah diri anda seatraktif mungkin hingga dapat menarik perhatiannya. Tapi bukan dengan cat badan hingga warna-warni  atau pakai pakaian yang berkilauan. Maksudnya menarik perhatiannya dengan berpakaian yang rapi dan tampil cakep. Untuk yang cewe2 boleh dandan yang cantik asal jangan menor ya. Yang cowo juga pakaiannya yang simple tapi mencerminkan sosok pria dewasa.
Berhasil tidaknya pendekatan yang dilakukan oleh bro & sis, itu semua tetap tergantung apakah si dianya juga ada rasa. Kalau si dia juga tertarik dengan anda, maka syukurilah. Tetapi kalau si dia tidak ada rasa apa-apa dengan anda, jangan sedih. Tetap optimis. Masih banyak cewe/cowo lain di dunia ini. Yang penting adalah membuat penampilan anda semenarik mungkin dan menjadi seseorang yang punya sikap baik dan tutur kata sopan. Sekian dan salam sayang dari Comedivator untuk semua pengunjung blog ini (tetapi salam sayangnya saya itu ditargetkan untuk cewek-cewek loh ya, bukan ke cowok-cowok :D)

Minggu, 29 Januari 2012

Bagaimana Sebaiknya Membuat Keputusan Hidup



Jangan Percaya dengan Takdir, Tapi Percaya pada Keputusan
Kadang dalam hidup anda mendapati suatu masalah / kegagalan. Anda tentu berpikir mengapa anda bisa sampai gagal atau mendapat masalah? Sebagian menjawab “itu sudah takdirku.” Padahal kata ‘takdir’ hanya dibuat orang-orang yangs tidak ingin pusing / repot / susah dengan yang namanya sebab akibat dari keputusan yang telah diambil dalam hidup. Anda bisa berpikir kembali, seandainya anda mengambil keputusan A apakah hidup anda akan sama seperti sekarang? Atau jika mengambil keputusan B maka seperti apakah hidup anda sekarang? Siapa tau saja jika mengambil keputusan A, anda menjadi seorang selebriti. Atau jika mengambil keptusuan C, anda menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Atau, kalau membuat keputusan yang ‘kurang’ tepat, anda menjadi office boy di salah 1 hotel bintang lima. Di satu titik dalam hidup kita, pasti ada keputusan-keputusan besar yang mempengaruhi langsung apa yang terjadi dengan diri dan hidup kita.
                Untuk itulah sangat penting dalam menyikapi pengambilan keputusan dengan bijak dan hati-hati. Perlu diingat, jangan pernah gegabah dalam mengambil keputusan hidup anda, apalagi keputusan itu harus anda buat dalam kondisi yang sulit atau mendadak. Jangan anda membuat keputusan itu seperti anda merasa ingin buang air besar saja. Tentu saja berbeda! Kalau buang air, pastinya anda segera cari WC kan? Lha kalau keputusan dibuat seperti saat buang air, apa kata dunia? Maka itu, jangan terburu-buru dan lebih baik anda pikirkan kembali konsekuensi-konsekuensi dari keputusan yang akan dibuat itu. Atau coba didiskusikan dengan keluarga, kerabat, kekasih atau sahabat baik anda. Anda tentu tidak ingin mengalami nasib seperti wasit di olahraga sepakbola kan? Kalau membuat keputusan yang salah, si wasit bisa-bisa dikerubungi pemain-pemain dari tim yang merasa dirugikan dan bahkan (dalam hal ini terjadi di sepakbola Indonesia) bisa digebukin pemain dan supporter sampai bonyok .  Syukur-syukur kalau tidak patah tulang. Si wasit bisa juga diberi sanksi oleh federasi sepakbola dunia jika dianggap lalai dalam mengatur jalannya pertandingan. Untuk itu, memang disarankan bukan kalau wasit yang tidak melihat dengan jelas suatu insiden di pertandingan lebih baik mendiskusikannya dengan asisten wasit.
                Nah, si asisten wasit ini tentu melihat insiden tersebut dalam perspektif yang lebih baik / jelas sehingga dapat memberikan masukan bagi si wasit agar membuat keputusan dengan benar. Seperti yang sudah saya paparkan di atas tentang perlunya mendiskusikan dengan orang-orang yang dekat dengan anda, peran mereka itu lah sama dengan si asisten wasit ini. Kita seringkali tidak melihat suatu kondisi / masalah dengan tepat sehingga masukan dari keluarga, sahabat dan lainnya itu sangat penting. Mereka mungkin saja melihat masalah tersebut dari sudut pandang yang lebih jelas sehingga dapat member saran yang berguna bagi kita dalam membuat keputusan itu.
                Hanya saja, patut diingat bahwa sebanyak apapun masukan yang datang, anda lah yang pada akhirnya akan membuat keputusan itu dan menerima semua akibat yang nantinya terjadi. Seperti pada si wasit yang akhirnya menetapkan keputusan bagi insiden di pertandingan. Segala konsekuensi yang mungkin terjadi tetap lah harus anda yang memikul tanggung jawabnya. Memang kelihatannya menakutkan jika anda membuat keputusan yang salah dan konsekuensinya memberatkan. Tetapi jika anda berani membuat keputusan penting dan juga siap menanggung resikonya  maka bisa dikatakan bahwa anda adalah seorang yang dewasa dan punya mental untuk menjadi seorang pemimpin.
                Jadi, beranilah untuk menentukan keputusan hidup anda. Buatlah keputusan dengan bijak dan selalu berpegang teguh pada hal-hal yang baik dan positif. Ini hidup anda jadi jangan sembarangan dalam mengatur jalannya hidup anda tersebut. Jadilah seorang ‘wasit’ yang bijak dan mau mendengar masukan dari ‘asisten’nya.  BE A MAN, BE A MASTER! Eh, ga nyambung ding! BE A MAN WHO DECIDES, BUT A WISE MAN TOO!

Kamis, 19 Januari 2012

GYM dan TEKAD

Gym, bukan soal bentuk tubuh, tapi juga bukti seberapa kuat tekad anda
Zaman sekarang ini, membentuk tubuh agar lebih ideal dan menarik sudah seperti tren saja, dan salah satu caranya adalah melalui gym. Baik pria maupun wanita pergi ke gym untuk membuat tubuh mereka lebih baik. Untuk pria biasanya tujuannya adalah untuk mendapatkan tubuh yang kekar berotot. Sedangkan wanita biasanya untuk menjaga tubuhnya agar tetap langsing.
Tetapi sebenarnya pergi ke gym tidak hanya soal tubuh ideal, ada hal lain yang dapat kita petik, pungut, cabut, tarik, ambil dari gym ini, yaitu TEKAD. Kenapa begitu? Well, anda bisa melihat banyak orang, mungkin teman2 anda, yang awal-awal ngegym masih dalam semangat 45 tapi setelah lewat beberapa hari atau minggu (tergantung masing-masing orang) jadi malas untuk pergi gym. Banyak alasannya, mulai dari “Gak ada teman gym” sampai “Lagi sibuk gue, banyak urusan”. Bahkan ada juga alasan yg lebih eksrim, eh ekstrim yaitu “tempat gym nya jauh, jadinya malas” atau malah “gua besok aja baru gym deh, hari ini ga mood.” << Padahal besoknya ngomong seperti ini lagi.
Nah dari alasan2 di atas itu, sebenarnya tidak bisa menjadi alasan untuk membuat anda tidak rutin ngegym. Alasan-alasan itu ada karena jauh dalam gubuk anda, eh maksudnya, lubuk hati anda, terdapat rasa malas. Tekad untuk punya tubuh ideal dikalahkan oleh rasa malas dan maunya santai-santai saja. Tekad dan Malas adalah musuh abadi. Jika ‘pasukan Tekad’ dalam hati anda lemah maka mereka akan dihancurkan oleh ‘legiun Malas’ dengan mudah. Perkuat ‘pasukan Tekad’ anda dengan ‘senjata-senjata’ yang mumpuni. Nah ‘senjata-senjata’ untuk Tekad itu salah satunya dengan menonton video-video inspirasi dan motivasi. Bisa juga dengan membaca buku-buku motivasi. Atau juga melihat dan mengikuti para binaraga yang sukses seperti om Ade Ray. Tapi bukan berarti juga anda harus makan ayam dan putih telur sebanyak si om Ade (Denger2 sehari si om Ade bisa habisin 20-25 butir telur). Karena tergantung ukuran tubuh anda juga. Kalo anda sudah punya badan bak otot berjalan barulah anda boleh mengikuti pola makan super seperti itu.
Ingat, jangan pernah menempuh jalan pintas untuk mencapai tubuh yang kekar dengan obat-obatan, steroid dan sejenisnya. Karena obat-obatan itu selain tidak sehat untuk tubuh (bisa memiliki efek samping) juga membuktikan tekad anda yang tidak kuat. Mereka yang menggunakan obat-obatan dan steroid untuk mempercepat pembesaran otot hanya ingin mengincar hasil instan tanpa mau berusaha. Jika diibaratkan dalam hidup, maka orang-orang seperti itu adalah mereka-mereka para koruptor, pemalsu uang dan sebagainya. Ingin kaya tapi dengan cara ilegal. Tau kan ada pepatah mengatakan “Banyak Jalan Menuju Roma”.  Sama juga dengan menjadi kekar. Memang banyak jalan untuk menjadi kekar tetapi bukan berarti semua jalan harus anda tempuh. Tentu saat menuju Roma anda bisa melalui jalan yang legal seperti naik pesawat atau kapal laut. Bukan malah jadi imigran gelap. Kalau udah jadi imigran gelap, nanti buntut-buntutnya saat di Roma tidak akan tenang bukan? Selalu takut ketahuan atau dikejar-kejar aparat keamanan setempat. Hey, jadi melantur. Intinya bukan tentang ke Roma tapi jalan untuk menuju suatu tujuan itu sendiri. Pilihlah jalan yang jujur.
Maka dari itu, bagi teman-teman pengunjung blog, saya harap semuanya tetap semangat ngegym yang bersih dan hidup di jalan yang benar. Mari kita menjadi orang-orang yang gigih dan selalu berusaha dalam mencapai sukses melalui cara yang benar dan jujur. Sekian postingan saya kali ini. STAY AT GYM & WALK THE PATH OF GOOD & RIGHTEOUS PEOPLE.

Kamis, 12 Januari 2012

Kata-Kata MOTIVASI dari Comedivator


Kata-kata mutiara dari saya, si Comedivator :
Sedikit kata-kata dari saya untuk teman2 pengunjung blog saya ini, semoga dapat menginspirasi anda dalam menjalani hidup sehari-hari. Hope you enjoy it and be enlightened!

“ When everything seems impossible, ignore all possibilities or chances, just do the best and let miracles do the rest.”

“ Dari JATUH aku belajar untuk BANGKIT KEMBALI. Dari GAGAL aku belajar untuk TIDAK MENYERAH & MENCOBA LAGI. Dari KALAH aku belajar untuk BERLATIH AGAR MENJADI LEBIH BAIK. Karena dalam hidup kita selalu melalui proses BELAJAR.”

“ Don’t change the ingredients that makes you who you are, but change the way you mix and cook that ingredients into something useful for someone and the environment.”

“ Ada NASI dalam DETERMINASI, artinya harus makan Nasi dulu baru bisa punya deterjen, eh sorry, determinasi.”

“ Lebih baik kecewa karena gagal setelah mencoba, daripada menyesal karena tidak pernah mencoba.”

“ Kekalahan harus disikapi dengan memperbaiki diri. Keterpurukan harus disikapi dengan bangkit. Kegagalan harus disikapi dengan tidak menyerah dan mencoba lagi. Itu lah hikmahnya.”


“Jika anda diibaratkan 1 kapal laut. Maka diri anda sendiri lah si nakhodanya. Mau dibawa kemana kapal itu sepenuhnya menjadi keputusan nakhoda. Maka bawalah kapal anda menuju pelabuhan yang bersih dan baik.”

Senin, 09 Januari 2012

Bentuk wajah unik? Jangan minder!



Chinless  : Gak punya dagu, Gak pernah ragu!
Ada seorang teman gw yang ga mau disebutin namanya (malu, demi privasi ato emang orangnya senang menjatuhkan, oops, maksudnya merendahkan diri). Oke, langsung aja guys ke penuturan dari teman gw ini.
Gw terlahir dengan memiliki bagian muka yg sedikit atau lebih tepatnya sangat ‘unik’ (sebagian lebih senang menyebutnya ‘aneh’), yaitu dagu. Ya, dagu gw sedikit masuk ke dalam, hampir tidak terlihat. Konon itu memang sudah keturunan. Atau mungkin saat proses kelahiran ada bidan yang menekan dagu gw sampai masuk. Kita smua tau kan kalo tulang bayi itu masih sangat lunak, jadi mungkin aja toh? Teori yg logis kan? (Sebagian kecil pasti pada bilang iya ato ngangguk2. Tapi kayaknya sebagian besar senyum2 ato malah ketawa2)
Karna dagu itu gw seringkali minder saat harus bertemu orang terutama jika orang2 bisa melihat dari samping betapa aneh nya dagu gw. Jika dilihat dari samping, muka gw seperti tidak berdagu dan bentuknya bisa digambarkan ke banyak hal, seperti : balok kayu yang dipotong menyilang ato “ \ “, hanya saja lebih miring. Bisa juga digambarkan seperti jalan tanjakan yang versi terbalik.
Keunikan Dagu ini benar-benar sudah menumbuhkan mental minder pada diri gw. Bahkan nafsu makan gw pun ikut terganggu. Juga disertai dengan insomnia berkepanjangan. Diperparah dengan sering kejang-kejang dan muntah2. Tidak jarang juga hidung mimisan. (Abaikan saja kalimat ke 2 sampai 4, itu teman gw lg kumat gila nya).
Setelah cukup lama berminder ria, akhirnya gw sadar kalo dagu gw selamanya akan begini, ga mungkin untuk dipermak ato diubah2 lagi. Apalagi, ga pernah dengar kan ada yang namanya operasi plastic untuk dagu?  Kemudian gw bulatkan tekad untuk menerima diri eh dagu gw apa adanya. Bahkan gw memunculkan pikiran positif bahwa gw diciptakan dengan dagu yang tidak komplit seperti ini agar gw tidak bisa dan tidak boleh bertopang dagu dan harus terus bekerja.  Sejak itu gw selalu katakana pada diri gw sendiri : “gak punya dagu, gak pernah ragu!”
Moral cerita ini adalah hargai diri sendiri, mau seperti apapun bentuk muka atau fisik anda karena itu ciptaan dari Tuhan yang Maha Esa. Selain itu juga, inilah keunikan anda yang membuat anda berbeda dgn orang lain. So, tetap syukuri apa yang ada pada diri anda. Jadi ingatlah, gak punya dagu, gak pernah ragu! J

Senin, 02 Januari 2012

Resolusi di tahun baru 2012!



Tahun Baru, Semangat Baru
Tidak terasa tahun sudah berganti. Sekarang kita sambut tahun 2012 dengan harap-harap cemas. (Loh kok cemas?) Ya karena tahun 2012 ini adalah tahun bencana. Setidaknya, itu lah yang dipercaya oleh sutradara dan kru-kru film 2012. Atau mungkin bukan ‘dipercaya’ tetapi lebih tepatnya ‘dibayar untuk membuatnya seolah-olah nyata’. Well, hanya bercanda saja. Tahun 2012 ini tetaplah tahun yang normal seperti tahun sebelumnya. Akan ada bencana atau tidak, hanya Tuhan yang tahu. Kita sebagai manusia tidak bisa mengetahui pasti hal-hal di masa depan. Kecuali peramal kali ya. Tapi itu juga gak jelas kan ramalannya.
                Untuk itu, marilah kita fokuskan diri pada apa yang memang bisa kita tahu dan bisa kita lakukan. Siapkan mental dan resolusi untuk tahun yang baru ini. Semua kesalahan dan kegagalan di tahun 2011 kita jadikan bahan pelajaran untuk memulai tahun 2012 ini dengan lebih siap, lebih baik dan lebih kokoh. Kalau tahun lalu anda sedih diputusin pacar maka tahun 2012 ini anda lah yang mutusin pacar. Upps, kejam juga ya. Just kidding guys. Resolusi nya untuk hal-hal positif maksudnya. Kalau negatif jangan ya.
                Tentukan lah tujuan anda di tahun 2012 ini. Buatlah list-list hal yang anda harapkan untuk dicapai/diraih pada tahun ini. Tidak perlu menulis harapan yang wah, tetapi harapan yang masuk akal saja. Karena kalo harapannya terlalu tinggi nanti saat gagal meraihnya akan berdampak buruk buat mental anda kan. Harapannya juga tidak harus berwujud materi. Bisa juga lebih ke prestasi. Misalnya : “Saya ingin tahun ini mendapatkan nilai rapor yang lebih baik”. Atau juga “Saya mau beli iPad dengan uang tabungan saya sendiri”. Bisa juga : “Tahun ini saya harus diterima oleh perusahaan besar”. Atau mungkin juga ada yang : “Tahun ini saya tidak boleh lagi ditolak”. Ya tidak apa-apa, itu semua tergantung anda sendiri untuk menetapkan target di tahun 2012 ini.
Hanya saja perlu diingat, resolusi dan harapan harus disertai dengan niat yang kuat untuk mewujudkannya. Jangan hanya sekedar janji-janji palsu dan omongan di mulut saja. Kuatkan tekad anda agar nantinya bisa mencapai apa yang anda harapkan. Sekecil apapun harapan yang anda tetapkan itu, tidak masalah. Capailah dan anda akan merasa bahagia saat memenuhi harapan itu. Jadi, tunggu apa lagi, segeralah ke toko buku terdekat dan belilah. Duh, salah, maksudnya segeralah tentukan resolusi dan harapan untuk tahun ini. Tahun 2012 ini bisa menjadi tahun yang indah jika anda menjalaninya dengan benar dan dengan tekad yang sungguh-sungguh! HOPES & ACHIEVE IT GUYS!