Jumat, 23 Desember 2011

Kunci Sukses bekerja dalam Kelompok



Hidup kita pasti ada yang namanya "bekerja dalam kelompok"
Dalam hidup kita, tentunya kita sering mendapati berada dalam suatu kelompok, baik itu kelompok besar yang terdiri dari lebih dari 10 orang maupun kelompok kecil yang hanya terdiri dari 3 orang. Kelompok ini tentunya memiliki tujuan atau punya hal/interest yang sama, kalo tidak, maka tidak bisa disebut kelompok. Adalah mustahil bukan kalau menyebut orang-orang di bawah ini sebagai kelompok, antara lain :
-          Pemain bola yang punya hobi bermain game FIFA.
-          Mahasiswa cumlaude (IP selalu 4) yang senang menyendiri
-          Anak SD kelas 2 yang menganggap Pokemon itu makhluk hidup yang nyata
-          Om-om hidung belang yang kerjaannya menggoda cewe cantik
Nah, dari 4 orang di atas, apakah bisa digabungkan ke dalam 1 kelompok yang punya tujuan yang sama? Jawabannya : MAY…….maybe Yes maybe No. Just kidding, jawabn sebenarnya tentu saja : TIDAK BISA. Mereka tidak punya kesamaan tujuan / sifat untuk membuat mereka bisa dikategorikan dalam kelompok.  
Jadi, tujuan itu merupakan apa yang membuat orang bisa bekerjasama dalam kelompok. Ibaratnya kelompok adalah sebuah kapal layar. Dan tujuan kelompok itu diibaratkan pelabuhan yang sedang dituju kapal tersebut. Anggota kelompok itu adalah kru-kru kapal itu. Untuk mencapai tujuan kelompok tentunya diperlukan kerjasama dan keikutsertaan dari tiap anggota. Jangan ada perpecahan dalam kelompok, karena itu hanya akan mempersulit dalam mencapai tujuan. Bayangkan kalau kru-kru kapal saling berselisih paham tentu saja dampaknya bisa buruk. Kapal itu bisa jadi tidak mencapai pelabuhannya tepat waktu sesuai jadwal semula. Akibatnya, kru-kru kapal bisa jadi diomelin oleh atasan mereka dan mungkin saja mendapat sanksi berupa pemotongan gaji! Siapa tahu kan? Tapi bukan itu poinnya, yang mau saya tekankan adalah buang ego masing-masing dan bekerjasamalah demi kepentingan kelompok. Sukses tidaknya sebuah kelompok ditentukan oleh seberapa kompaknya anggota-anggota kelompok dalam bekerja sama. TIDAK ADA ‘AKU’ ATAU ‘DIA’ DALAM KELOMPOK, TETAPI ‘KITA’!

Jumat, 16 Desember 2011

Bunuh Diri Bukanlah Solusi



Kawan2, beberapa bulan belakangan ini sudah cukup banyak kasus2 bunuh diri di mall-mall di Jakarta. Tentunya hal ini memunculkan pertanyaan dari kita semua. Mengapa bisa ada fenomena orang-orang yang bunuh diri ini? Saya sendiri tidak bisa menjawabnya, bahkan om Google dan tante Wikipedia juga tidak bisa menjawab pertanyaan ini.
Tapi kita bisa memaparkan kemungkinan penyebab nya. Salah satunya adalah stress,depresi dan komplotan-komplotannya. Nah, asal mula stress,depresi dkk itu bermula dari masalah dalam hidup seseorang. Masalah-masalah ini juga beragam, bisa saja masalah keuangan, masalah percintaan, masalah prestasi, dan sebagainya. Akar dari semua masalah ini, tidak peduli itu karna uang, cinta atau apapun, pastinya berujung pada tekanan mental / stress yang memicu seseorang untuk tidak bisa berpikir jernih dan melihat semuanya dari sudut pandang negatif.
 Jika seseorang tidak bisa menguasai dirinya saat berada dalam tekanan mental, maka ini akan super sangat (lebay ya? Tapi gpp, legal koq) berbahaya  bagi orang tersebut. Dia bisa jatuh ke dalam suatu kondisi dimana hidup terasa hambar seperti makan bakmi tanpa dikasi jeruk nipis (sekali-sekali perumpaannya beda, jgn nasi dan garam trs) dan semangat hidup nya menjadi hilang. Tahapan kondisi ini kita sebut saja HAMBAR.
Ketika sudah masuk tahap ini maka dari sudut pandang si penderita, gak ada lagi hal positif yang mau membuatnya tetap hidup dan menjalani hari-harinya sebagai manusia. Tapi ini bukan berarti dia ingin menjalani hari-harinya sebagai hewan atau tumbuhan. Lagipula secara biologis, tidak logis jika si penderita,katakan lah seorg kernet bis berubah jadi kubis, misalnya. Maksudnya, dia sudah kehilangan motivasi yang menjadi dorongan untuk berjuang dalam hidup ini. Dia seolah-olah ingin klik tombol ‘Esc’ seperti pada keyboard untuk keluar dari suatu aplikasi (misalnya game). Tapi dalam game, kita bisa mensave permainan kita. Sedangkan dalam hidup, ketika anda koit alias mati itu sama dengan game over di game. Dan…tidak ada kata “Continue” dalam hidup ini. Sekali anda koit maka koit lah anda dan hanya menjadi sejarah.
Orang-orang yang nekad untuk bunuh diri pastinya tidak sadar bahwa ketika mereka meninggal dengan cara seperti itu, sebenarnya malah membawa kesedihan yang mendalam bagi orang-orang yang mereka kenal. Orang tua, kekasih, keluarga, sahabat dan kerabat dari orang yang bunuh diri tersebut tentunya akan sangat sedih. Misalnya, pernahkah terbayang bagaimana reaksi dari ayah dan ibu mengetahui anaknya mati bunuh diri? Atau apa yang dirasakan seorang kekasih saat tahu orang yang dicintainnya bunuh diri? Devastated. Ya, mereka akan merasa hancur. Belum lagi shock bisa membawa pengaruh buruk bagi kesehatan, terutama untuk sang ayah dan ibu tersebut.
Jadi, hiduplah dengan positif. Jika punya masalah, janganlah disembunyikan atau dipendam sendiri. Berbuka diri lah kepada keluarga dan sahabat. Masalah sebesar apapun jika dipecahkan bersama-sama tentunya akan lebih baik. Mari teman2 pengunjung blog saya ini, tumbuhkan pikiran positif dan pandanglah hidup ini dengan semangat untuk selalu berjuang dan bertahan dari segala masalah. KEEP UP THE SPIRIT TO LIVE AND FIGHT THE PROBLEMS!

Arti Motivasi



Motivasi itu penting.
Motivasi adalah dorongan dalam diri yang datang dari pikiran positif untuk melakukan sesuatu. Bedakan dengan nafsu. Nafsu juga dorongan tapi bukan datang dari pikiran positif. Perbuatan yang didorong nafsu selalu berakibat negatif. Ada juga apa yang disebut Lovetivation dan Moneyvation. Lovetivation adalah motivasi yang berasal dari cinta. Moneyvation adalah motivasi yang berasal dari uang. Kalau monkeyvation? Wah itu cuma monyet yang tau (kalo kamu tau apa itu, berarti kamu lah si “m” itu :D).
Seorang manusia pada dasarnya pasti punya yang namanya motivasi. Tanpa motivasi maka seseorang tidak bisa melakukan sesuatu pekerjaan / tugas dengan baik. Contohkan saja ada seorang mahasiswa yang akan menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS). Kita panggil saja mahasiswa itu dgn nama Bonai. Nah si Bonai ini ingin nilai UAS nya bagus, minimal B lah. Tetapi sayangnya pada ujian semester-semester sebelum ini, Bonai merupakan langganan nilai C dan bahkan tak jarang juga nilai D. Ini tak lepas dari ‘bakat’ yang dimiliki Bonai, yaitu Malas belajar. Tapi tekad bulat itu membuatnya berubah. Dia belajar mati-matian dengan meminjam catatan teman yang lengkap untuk difotocopy (maklum, si Bonai ini termasuk mahasiswa yang cinta lingkungan dengan tidak mau menghabiskan kertas untuk mencatat materi kuliah). Bonai juga mengurangi hobby tidurnya demi bisa belajar dengan maksimal. Akhirnya UAS pun telah dia lalui. Hasilnya? Dari 5 mata kuliah, Bonai mendapatkan 3 B dan 2 C. Walaupun tidak semua mendapat nilai B tetapi Bonai setidaknya memperoleh 3 nilai B. Dan hasil itu sudah merupakan sebuah pencapaian yang lumayan, apalagi untuk Bonai yang memang master nilai C-D.
Dari cerita tentang mahasiswa bernama Bonai itu, dapat kita petik hikmahnya bahwa jika ada motivasi maka sesuatu yang dianggap sulit atau mustahil pasti tetap bisa dilakukan dengan baik dan memperoleh hasil sesuai harapan. Motivasi si Bonai itu adalah ingin mendapat nilai UAS yang bagus. Untuk itu dia mengubah kebiasaan dan kemalasannya. Dari yang tadinya hobby tidur dan ber’bakat’ malas belajar, si Bonai menjadi mau belajar dengan serius.
Inilah mengapa jika ingin mencapai sesuatu baik itu kesuksesan atau prestasi, kita harus punya motivasi yang kuat. Karena tanpa motivasi yang kuat kita akan kewalahan dan bisa saja patah semangat saat menghadapi rintangan/hambatan dalam perjalanan mencapai SUKSES dan PRESTASI. Jadi, siapkan senjata MOTIVASI anda dan hadapilah rintangan/hambatan itu dengan senjata itu!

Rabu, 14 Desember 2011

Kiamat? Gak ada yang tahu!



Kiamat tahun 2012 dan seterusnya itu hoax, gak ada yang bisa tau kapan kiamat
Tahun 2012 sudah sangat dekat dan kita-kita yang dulu deg-degan pas nonton film 2012 akhirnya merasa dibodohi oleh Hollywood. Mereka menikmati duit hasil dari banyak orang yang tertipu dengan kehebohan film kiamat ini. Padahal, Hollywood sendiri kan juga didirikan oleh manusia-manusia. Dan manusia tidak ada yang tau pasti kapan dunia akan berakhir alias kiamat. Apakah dunia akan berakhir seperti di film 2012 yang berdurasi 158 menit? Ataukah dunia akan berakhir lebih cepat, misalnya dalam hitungan detik? No, amigos, no, we don’t have a clue about it.
Yang ga tau arti kalimat “No, amigos, no, we don’t have a clue about it.” yang adalah kalimat dalam bahasa inggris + mexico di atas. Itu artinya “Tidak, kawan, tidak, kita tidak punya lem untuk itu.” Nah pada bingung kan kenapa lem? Ya karena lem fungsinya kan merekatkan sesuatu. Nah sesuatu disini yang direkatkan maksudnya adalah kepingan-kepingan puzzle misteri mengenai kapan dunia kiamat. Sayangnya kita ga punya lem itu jadi ga tau deh kapan dunia kiamat.
Haha, sorry2, paragraf di atas hanya intermezzo aja. Arti sebenarnya ya “Tidak, kawan, tidak, kita tidak memiliki petunjuk tentang itu.” Kita hanya manusia yang rapuh, lemah, letih, lesu, capek, kecil, mungil, dan tidak ada apa-apanya dibanding semesta dunia ini. Bagaimana bisa manusia meramalkan kapan dunia kiamat jika bagi alam semesta saja kita seperti debu yang nyaris tak terlihat.
Berhenti percaya pada kebohongan akan ramalan dunia kiamat. Fokuskan energy anda untuk hal-hal yang memang dapat anda lakukan demi dunia yang lebih baik. Jika anda terus-terusan menghabiskan kalori tubuh anda untuk khawatir akan kiamat maka berat badan anda bisa turun dan itu bagus untuk anda. Tapi sayangnya, kalori tidak akan turun banyak kalau cuma dengan merasa takut/khawatir. Lebih baik treadmill di gym aja. Lebih ngefek guys. Eh malah ngebahas gym. ~.~ Poin penting yang ingin gw sampaikan adalah : “Hiduplah dengan pikiran yang segar dan positif, lakukan apa yang terbaik untuk anda, keluarga, teman dan lingkungan. Biarkan masa depan tetap sebagai misteri dari sang Pencipta. ” So, keep up the spirit to live your life as best as possible guys! (Kalo ga ngerti copy paste aja ke google translate. Hehe)

Selasa, 13 Desember 2011

Bermain Peran



Kisah si B yang dulu adalah aktor sinetron
Ada seorang teman gw nih, dia dulunya ternyata actor ber’bakat’. Gini nih pas dia ceritain ke gw en teman2.
Kejadian ini terjadi di kamar kos salah seorang teman2 geng kita. Ada 4 orang.
Untuk privasi teman2 gw itu maka kita sebut aja nama2 nya dengan A, B, C dan D. Nah teman yg dulunya actor sinetron itu yg si B.
A : (Lihat ke arah TV yg kebetulan lagi ada siaran sinetron gitu) “Wah kalo bisa jadi actor pasti enak ya. Haha”
B : “Yo i, jadi aktor emang enak koq. Dulu gw kan pernah main film. Heheh”
A : (Sambil melirik ke B dengan kaget) “Wow, serius loe!?”
B : “Ya iya lah, gw mah kaga boong. Dulu gw jadi aktor pas masih SMP.”
A : (Mulai terhisap, eh tertarik dengan omongan B) “Oh ya, lalu lo dapat peran apa nih? Keren juga loe bisa jadi aktor.”
B : “Gw dapat peran penting coi, pangeran kerajaan” (Telinga makin lebar dan hidung makin panjang saking sombongnya)
C : (Senandung merdu ngorok) “Grooooooookkkkkkkk…..”
A : “Wow, lalu kerjaan lo apa donk di film itu?”
B : “Ya kerjaan gw selayaknya apa yang dilakuin ama pangeran lah. Kan peran kunci nih gw, geblek. Haha. ”
D : (Ga mau kalah dgn C, ngorok jg) “Grooookk..grooooookkkkkkkk…”
A : “Terus teks yang harus lo hapal banyak donk?”
B : “Gak juga koq, malah bagi gw dikit bnget”
A : (Heran sambil mengernyitkan dahi) “Lha, kalo perannya penting koq teks naskah lo bisa dikit?”
B : “Ya peran gw kan pangeran yang pendiam en tipe2 cool gitu.”
C & D : (Paduan suara Ngorok yg jauh dari kata merdu) “Groook..Groook…Groook…Groookk…..”
A : “Bah kalo teks lo dikit ya artinya peran lo dalam itu film ga banyak donk. Koq bisa2nya ngaku kalo lo dapat peran penting sih.”
B : (Mulai emosi dan nyolot) “Hey, peran pangeran kan penting banget! Kalo ga ada pangeran itu gimana donk!? Masa ceritanya kerajaan nya ga punya pangeran!? Jadi si raja en ratunya mandul gitu!?? Kan ga mungkin banget!”
A : (Dengan santai tanggapinnya dan mengiya2kan aja) “Iye2, pangeran emang penting untuk raja dan ratu nya, secara kan dia pewaris tahta, tapi sekarang gw tanyanya dari segi peran lo sebagai aktor dalam itu film.”
B : “Ya peran gw pangeran. Kan tadi gw uda bilang.”
C : (Ngorok lagi) “Grooookkk..Groooooooookkk…”
A : “Lo berapa kali tampil di film itu? En tiap tampil di 1 adegan, berapa lama?”
B : “Ya gw tampil di 5 episode. 1 kali tampil sekitar 5 menit lah.”
D : (Ngorok ala mesin) “Groookk..Grookk..Grokkk…Grooookk…”
A : “Oh, ada berapa episode emangnya?”
B : “21 Episode”
A : (Ngakak sekeras-kerasnya) “Hahahaha, lo ternyata dapatnya peran FIGURAN!  Bilang donk dari awal. Asu!”
B : “Ya figuran emang figuran, tapi setidaknya kan gw PUNYA PERAN walau kecil!”
A : “Haha, oke2, lanjut kerja kelompoknya, lama bener sih lo cerita kisah lo sebagai figuran.”
B: (Sambil idupin laptop) “Iya2, lo juga yg duluan mancing2 ni topik ttg aktor.”
A : (Nendang pantat si C dan D yang sedang tertidur pulas) “Woi, bangun prĂȘt! Mau tidur sampai kapan kalian!?? Besok uda harus kumpul ni tugas Paper!!”
~~~ Nah, nilai moral dari dialog antara A dengan B serta ‘nyanyian’ si C feat D adalah mengenai ‘PERANAN KITA DI DUNIA INI’. Mungkin ada di antara kita yang sering merasa tidak berguna, ataupun kecil sehingga menjadi minder / pemalu. Umumnya perasaan ‘tidak berguna dan kecil’ ini lebih banyak disebabkan oleh pikiran negatif kita saja dan juga dari perkataan orang-orang lain yang beranggapan kita ini bisanya merepotkan saja. Padahal sebagai manusia kita punya peran-peran yang seringkali tidak kita sadari keberadaannya. Sekecil apapun peran kita dalam suatu proses/kegiatan, tetap saja itu merupakan bagian yang ikut menjalankan proses itu bukan? Tidak akan ada alunan melodi dari petikan gitar yang merdu jika ada 1 senar yang putus. Begitu juga dengan hidup, semua orang punya peranannya. Peran besar dan kecil hanya membedakan di tanggung jawabnya yg juga besar atau kecil. Jadilah orang yang tau peranannya dan mau terus berjuang agar dapat lebih baik lagi. Tidak lupa juga untuk berperan sebagai orang baik. Kalau umpamanya hidup adalah sebuah film drama maka jadilah tokoh protagonisnya. Sutradaranya siapa? Ya,anda sendiri lah sutradaranya. Anda yang mengatur apakah anda menjadi tokoh baik atau tokoh jahat. Jadi, pilihlah dengan bijak keputusan-keputusan anda. Good luck with directing your life! (terjemahan dari bahasa jawanya : Selamat menyutradarai hidup anda!)

Senin, 12 Desember 2011

Perkenalan dengan Comedivator

Salam kenal untuk para pengunjung blog saya ini!
Kalian boleh panggil saya, si admin dari blog ini, dgn sebutan comedivator. Ya, melucu sekaligus memberi motivasi. Kalo panggilan lain, seperti agan, bro, ato masbro jangan deh ntar dikira ane lagi jualan. Kalo mau singkat manggilnya, pake aja “com” ato “tor”. ;)
Comedivation : Comedy bergabung dengan motivasi. Memang kedengarannya janggal karena comedy sifatnya lebih ke main-main dan motivasi adalah sesuatu yang lebih serius. Tapi anggap saja comedy itu air dingin dan motivasi itu air panas. Dicampur ke gelas yang sama, jadi deh air hangat. Air hangat itu paling pas untuk diminum karena ga terlalu dingin dan ga terlalu panas. Jadi lidah en mulut ga tersiksa. Gigi juga bisa rusak kalo makan yang dingin2 / panas2. Bahkan, kalo orang yang sering mengkonsumsi air dingin (apalagi pake es), paru-parunya lemah alias stamina nya ga kuat. Setuju?
Hei, malah jadi ngomongin air hangat. Back to comedivator. Jadi tujuan dari comedivation ini sendiri adalah untuk bikin anda ngakak sekaligus termotivasi. Ato termotivasi sambil ngakak. Boleh jg bilangnya membakar semangat sambil mengocok perut anda. Dalam hidup kita perlu tertawa (banyak yang bilang kalo sering tertawa itu bisa bikin umur lebih panjang sekaligus juga meningkatkan kemungkinan untuk masuk Rumah Sakit Jiwa) dan juga perlu untuk termotivasi. Ada saatnya untuk serius dan ada juga saatnya untuk rileks ato have fun.
Hidup memang penuh masalah tapi itu bukan berarti anda harus selalu dalam tekanan / beban hingga stress, cobalah untuk luangkan waktu anda untuk lebih memahami kenapa bumi bulat, eh maksudnya untuk menikmati hidup dengan hiburan2 seperti membaca lelucon2 yang kocak dan sejenak melupakan masalah yang membebani diri anda.
Blog ini tercipta : Dari Saya, Untuk Anda, Karena Kamu, Oleh Dia, Bagi Mereka, Demi Doi, dan jd #error# @#$%$^@&&!*((@%%$&@&#*(#@(#(@)#)#(@(*&&$%@%^$%^@%!&#*#*@^(!(&#@!#$^^@#!%@%